Langsung ke konten utama

Teruntuk Kamu :)

 -Hai! Apa kabar hari ini ?

Masih ingat aku ? Sampai detik ini aku selalu mengharapkan hal baik itu terjadi, aku cukup bangga dan ikut serta bahagia ketika semua yang kamu perjuangan dan atas apapun yang terjadi pada kamu saat ini.

Dulu, sebelum  layaknya orang asing, kamu adalah sosok yang selalu ada dan siap siaga dalam hal apapun. Tapi sekarang ? Tak banyak cerita yang kita lalui, tak ada bahasan apapun di setiap malamnya

Baiklah, mungkin aku yang terlalu egois memaksakan kamu selalu ada untuk aku. Tapi tidak pernahkan terbesit dalam pikiran mu untuk kembali lagi menjadi sosok yang aku rindukan?

Bahagia nya aku, ketika mendengar kabar baik itu

Bahagianya aku ketika tahu bahwa kamu bisa dititik pencapaian itu

Tapi, aku sungguh merindu keluh kesah mu saat itu, cerita perjuangan mu.

Entah mengapa, dan dari kapan. Aku merasakan kehilangan sosok seperti kamu. Satu hal yang ku tahu melalui notifikasi itu, Apakah itu menjadi alasan kamu menghilang?

Jika memang karena itu, baiklah tak mengapa. Satu hal yang ingin aku sampaikan bahwa aku telah menaruh harapan kepadamu. Terima kasih karna masa itu kamu selalu ada dan siap menjadi pendengar terbaik untuk ku :)

_Rindu yang tak terealisasikan dalam nyata. Semoga semesta memiliki cara nya sendiri untuk mengukir garis bulan sabit dalam langit hitam :)

Dari aku, yang hanya bisa memendam rasa padamu

To: 12 April

Komentar